Karo SDM Polda NTT Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kota Ende

Karo SDM Polda NTT Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kota Ende

TribrataNewsEnde.Com - Dibawah langit Flores yang cerah, ribuan peserta berkumpul untuk memperingati Hari Lahir Pancasila dalam sebuah upacara besar yang dipimpin langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Senin (1/6/2026).

​Pemilihan Ende sebagai lokasi upacara bukanlah tanpa alasan. Kota ini merupakan tempat perenungan sang Proklamator Bung Karno saat merumuskan butir-butir Pancasila di bawah pohon sukun puluhan tahun silam.

​Tepat pukul 08.30 Wita, upacara dimulai dengan tema yang sangat relevan dengan dinamika global saat ini "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".
​Dalam amanatnya, Mensos Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar pajangan dinding atau teks sejarah, melainkan sebuah "Living Ideology" atau ideologi yang hidup.

​"Pancasila adalah bintang penuntun dan jangkar moral kita di tengah turbulensi global. Dunia membutuhkan nilai musyawarah dan kemanusiaan yang kita miliki untuk menjembatani konflik antarbangsa," ujar Mensos di hadapan sekitar 2.500 peserta upacara.

​Upacara ini dihadiri oleh jajaran petinggi negara, di antaranya ​Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya (Sekretaris Dewan Pengarah BPIP), Robben Rico (Sekjen Kemensos RI) beserta jajaran Staf Khusus dan Direktur Jenderal serta Unsur Forkopimda Provinsi NTT dan Kabupaten Ende.

Tidak lupa pula mewakili bapak Kapolda NTT Hadir di tengah barisan tamu kehormatan, Karo SDM Polda NTT Kombes Pol. Dr. H. Juli Agung Pramono, S.H., S.I.K., M.Hum, menyaksikan langsung momen bersejarah ini sebagai bentuk komitmen Polri dalam mengawal ideologi bangsa di tanah Flobamora. ​Barisan pasukan upacara tampil gagah, mulai dari prajurit TNI (Kodim 1602/Ende, Lanal, Kompi Senapan C 743), Polri (Brimob & Polres Ende), hingga barisan pelajar dari tingkat SD hingga mahasiswa yang menunjukkan regenerasi semangat nasionalisme.


​Upacara berlangsung sangat presisi. Komandan Upacara, Letkol Laut (P) Jafar, memimpin pasukan dengan tegas saat Sang Merah Putih dikibarkan dengan latar belakang pegunungan Ende yang megah. Selesai upacara pada pukul 09.00 Wita, suasana formal berubah menjadi hangat dalam acara tambahan yang mempererat tali silaturahmi antarpejabat dan masyarakat.

Tak kurang dari 2.000 pelajar SMP dan SMA se-Kabupaten Ende turun ke lapangan untuk membawakan Tarian Gawi Kolosal. Gerakan ritmis yang menyimbolkan persatuan tersebut berhasil memukau tamu undangan dan warga yang memadati area luar lapangan.

​Kemeriahan semakin memuncak saat artis Silet Open Up naik ke panggung membawakan deretan lagu hits yang disambut antusias oleh generasi muda Ende. Meski dipadati ribuan orang, kegiatan tetap berjalan kondusif. Pengamanan ketat namun humanis dilakukan oleh personel Polres Ende dan Polsek Ende, baik secara terbuka maupun tertutup. Pukul 11.00 Wita, seluruh rangkaian acara resmi berakhir dengan situasi yang tetap aman dan terkendali.

​Peringatan tahun 2026 ini kembali membuktikan bahwa dari Ende, api Pancasila tetap menyala, menjaga persatuan Indonesia dan terus menginspirasi perdamaian dunia mencerminkan kerukunan warga Ende yang telah lama menjadi cerminan nyata dari Sila Ketiga, Persatuan Indonesia.