Dengarkan Suara Warga Binaan Balik Jeruji, Polres Ende Gelar Jumat Curhat di Lapas Kelas IIB
TribrataNewsEnde.Com - Ada pemandangan berbeda di Lapas Kelas IIB Ende pada Jumat pagi (20/2/2026). Pukul 09.00 Wita, Jajaran Polres Ende menyambangi warga binaan bukan untuk melakukan pemeriksaan melainkan untuk duduk bersama mendengar keluh kesah dan menyerap aspirasi dalam program unggulan "Jumat Curhat".
Dipimpin oleh KBO Satuan Lantas Polres Ende, Ipda Efraim Mosa Rago pertemuan yang berlangsung di Jl. Basuki Rahmat ini menjadi ajang dialog terbuka yang penuh dinamika. Tidak hanya dihadiri oleh petugas Lapas kegiatan ini diikuti antusias oleh puluhan warga binaan yang ingin menyuarakan isi hati mereka.
Dialog berlangsung hangat saat beberapa warga binaan menyampaikan aspirasi yang cukup tajam. Bapak Beneditus salah satu warga binaan meminta agar pihak Kepolisian lebih rutin mensosialisasikan KUHP baru agar mereka tetap update dengan aturan hukum terkini. Sementara itu, nada kritis datang dari bapak Tarsisius Baltasar Japa. Ia menyoroti pentingnya peran edukasi Polri di tengah masyarakat sebelum masalah hukum terjadi.
"Polisi sebaiknya hadir memberikan edukasi dan sosialisasi sebelum warga terjerat persoalan. Kami memantau dari balik tembok ini, kasus pencabulan masih tinggi, ini harus jadi perhatian serius," ungkapnya lugas.
Tarsisius juga berharap agar penyelesaian masalah di tingkat desa atau melalui pemangku adat (Restorative Justice) lebih dikedepankan agar tidak semua perkara harus berakhir di jeruji besi.
Tak hanya soal hukum pidana urusan jalan raya pun menjadi bahasan. Bapak Stevan Stevanus Kasi Register Lapas, menitipkan pesan kepada Satuan Lantas untuk menertibkan mobil-mobil dengan modifikasi "alas lumpur" yang terlalu lebar hingga menyentuh aspal. Hal ini dianggap membahayakan karena menimbulkan debu pekat dan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan lain.
Menanggapi berbagai masukan tersebut KBO Lantas Polres Ende Ipda Efraim Mosa Rago menegaskan bahwa setiap poin curhatan akan dilaporkan langsung kepada Pimpinan Polres Ende untuk segera ditindaklanjuti.
Apa yang menjadi permintaan dan curhatan dari bapak bapak tadi akan kami lapor ke pimpinan satuan atas untuk di tindaklanjuti. Ucapnya.
"Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Semua masukan, mulai dari permintaan edukasi hukum hingga keluhan lalu lintas kami catat sebagai bahan evaluasi. Kami ingin Polri hadir sebagai pelindung dan pengayom, bahkan bagi saudara saudara kami yang sedang menjalani masa pembinaan di sini," ujar Ipda Efraim.
Kegiatan yang berakhir pukul 10.35 Wita ini ditutup dengan suasana akrab. Program Jumat Curhat ini membuktikan bahwa tembok penjara bukan penghalang bagi Polri untuk tetap memberikan pelayanan dan mendengarkan suara masyarakat dari seluruh lapisan.
User

