Upaya Pemulihan Pasca Gempa Flores, Polres Ende Polda NTT Serahkan Bansos dan Serap Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat
TribrataNewsEnde.Com - Suasana kehangatan dan kebersamaan menyelimuti Lingkungan Boanawa RT 003/ RW 009 Kelurahan Rukun Lima Ende Selatan, pada Jumat pagi (2/10/2026). Di tengah proses pemulihan pasca-gempa bumi yang melanda wilayah Flores, Kepolisian Resor Ende Polda NTT kembali turun langsung ke tengah masyarakat melalui program Jumat Curhat sekaligus menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Polri.
Kegiatan yang berlangsung di halaman rumah warga ini dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Ende Iptu Antonius Sari Kewuta, KBO Sat Binmas Aiptu Paskalis Koly, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rukun Lima Aipda Zaid Ebas serta Lurah Rukun Lima, Ridwan Humris, S.Sos. Sekitar 40 warga RT 03/RW 09 lingkungan Bhoanawa Kelurahan Rukun Lima antusias mengikuti jalannya dialog interaktif tersebut.
Lurah Rukun Lima Ridwan Humris, S.Sos dalam sambutan pembukanya menyampaikan Apresiasi atas inisiatif Polres Ende yang terus konsisten membuka ruang dialog secara langsung ditengah pemukiman warga.
"Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Polres Ende, wadah ini sangat penting bagi warga untuk menyampaikan kritik masukan dan saran serta kendala keamanan dan ketertiban yang di alami sehari hari agar bisa di carikan solusi bersama". Ujarnya.
Semantara itu Kasat Binmas Polres Ende Iptu Antonius Sari Kawuta menyampaikan Program Jumat Curhat ini dirancang sebagai ruang aman dan terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan, aspirasi, hingga isu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ujarnya
Dalam Salah satu aspirasi utama disampaikan oleh Olimpius Leo, seorang warga setempat. Ia mengeluhkan kemacetan lalu lintas di Simpang Jalan R.W. Monginsidi (Simpang Boanawa) akibat antrean parkir kendaraan saat Kapal Dharma Rucitra bersandar di Pelabuhan Ipi Ende.
Menanggapi hal tersebut, pihak Satuan Binmas Polres Ende bergerak cepat dan berjanji akan segera berkoordinasi dengan unit terkait untuk menertiban jalur lalu lintas tersebut agar mobilitas warga tetap lancar.
Selain menyerap aspirasi lalu lintas dan Kamtibmas, fokus utama kegiatan ini adalah mendampingi warga dalam masa pemulihan pasca-gempa Flores. Kasat Binmas Iptu Antonius Sari Kewuta menegaskan bahwa Polri bersama Pemerintah Daerah terus berkomitmen mendampingi masyarakat, mulai dari dukungan psikologis (trauma healing), perbaikan fasilitas, hingga penyaluran kebutuhan pokok.
Dalam kesempatan itu juga, Iptu Antonius Sari Kawuta juga memberikan imbauan krusial terkait maraknya kabar burung atau berita bohong pasca-bencana.
"Kami mengimbau warga untuk bijak menyaring informasi sebelum membagikannya. Abaikan isu-isu hoaks yang mengklaim tahu pasti jam atau menit terjadinya gempa susulan. Jangan mudah terprovokasi oleh oknum yang menggunakan foto kerusakan gempa tahun-tahun lalu untuk menimbulkan kepanikan massal," tegas Kasat Binmas.
Ia juga mengingatkan warga untuk memanfaatkan layanan bebas pulsa Call Center Polri 110 jika membutuhkan bantuan darurat atau menemukan gangguan Kamtibmas di wilayahnya. Tambahnya.
Sebagai wujud kepedulian nyata dari Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.T. Opsla., Satuan Binmas Polres Ende menyerahkan bantuan paket bahan pokok kepada Lurah Rukun Lima. Bantuan tersebut disalurkan secara mendasar kepada 33 Kepala Keluarga (KK) di RT 03/RW 09 yang terdampak dan paling membutuhkan.
Salah seorang perwakilan warga dari RT 03 RW 09 Ling Bhoanawa Kelurahan Rukun Lima menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan.
"Kami mengucapkan terima kasih yang berlimpah kepada Bapak Kapolda NTT dan Bapak Kapolres Ende atas seluruh bantuan yang diberikan kepada warga di sini. Semoga Bapak Kapolda NTT dan Bapak Kapolres Ende selalu sehat walafiat serta selalu dalam lindungan Tuhan," ujarnya penuh haru.
Secara keseluruhan, kegiatan dialog interaktif ini berjalan aman, lancar, dan mendapat antusiasme tinggi dari warga. Langkah ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antara pihak kepolisian dan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang kondusif.
Seluruh rangkaian kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut berakhir pada pukul 10.30 Wita dengan situasi yang aman, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan.
User

