PMKRI Cabang Ende Gelar Aksi Orasi Keliling Kota Ende, Personel Polres Ende Lakukan Pengawalan Maksimal

PMKRI Cabang Ende Gelar Aksi Orasi Keliling Kota Ende, Personel Polres Ende Lakukan Pengawalan Maksimal

TribrataNewsEnde.Com - Puluhan pasang mata warga Kabupaten Ende tertuju pada rombongan aksi damai yang melintasi jalan-jalan protokol siang tadi. Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ende St. Yohanes Don Bosco menggelar aksi unjuk rasa secara mobile untuk menolak rencana penertiban lapak jualan di kawasan Pantai Ndao, Senin (13/4/2026).

​Dengan menggunakan kendaraan bak terbuka yang dilengkapi pengeras suara, massa aksi memulai perjalanannya dari Sekretariat PMKRI di Jalan Wirajaya sekitar pukul 11.20 Wita. Suara orasi yang menggema di titik-titik strategis kota, mulai dari Simpang Pelni, Simpang Lima hingga depan Kantor Bupati Ende.

​Koordinator Lapangan (Koorlap), Longginus Kota Setu, dalam orasinya menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh hanya mengutamakan estetika pembangunan semata tanpa memikirkan kelangsungan hidup rakyat kecil.

​"Kami menolak segala bentuk penggusuran sepihak! Pembangunan tidak boleh hanya mengejar keindahan kota tapi mengorbankan ruang usaha pedagang kecil yang selama ini menghidupi keluarga mereka," tegas Longginus di atas kendaraan aksi.

​Setidaknya ada beberap poin tuntutan utama yang dibawa oleh massa, di antaranya:

Mendesak Bupati Ende untuk membuka ruang dialog terbuka dan transparan.

Menuntut penghentian rencana penertiban sebelum adanya kajian sosial, ekonomi, dan kemanusiaan yang mendalam.

Meminta jaminan solusi relokasi yang layak bagi para pedagang terdampak.

Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla yang turun langsung memantau kegiatan aksi mengungkapkan bahwa​ tugas utama kami adalah penegakan hukum dan Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat). Segala cara dan komunikasi akan kami tempuh demi terciptanya situasi kondusif di wilayah hukum Polres Ende. Ucapnya

​Berdasarkan surat pemberitahuan dari PMKRI, aksi demonstrasi ini diprediksi akan berlangsung hingga hari Jumat. Kapolres mengimbau agar para peserta aksi tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi.

​Meski massa yang turun ke jalan berjumlah terbatas, Kami Polres Ende tetap memberikan pengawalan maksimal secara mobile. Dua unit kendaraan patroli polisi tampak berjaga di depan dan belakang rombongan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan selama aksi berlangsung.

​Aksi yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut melewati rute panjang, mencakup Jalan Wirajaya, Nuamuri,  Pahlawan, Soekarno, Katedral, A.Yani, Jalan Gatot Subroto, hingga Jalan Eltari, sebelum akhirnya membubarkan diri dengan tertib di titik start.