Cegah Perundungan Sejak Dini, Polsek Wolowaru Edukasi Puluhan Siswa SDK Wolondopo 1
TribrataNewsEnde.Com - Kepolisian Sektor Wolowaru Polres Ende Polda NTT terus berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan bebas dari kekerasan. Melalui Kanit Binmas Polsek Wolowaru menggelar sosialisasi terkait pencegahan dan penanganan perundungan (bullying) bagi puluhan siswa-siswi di SDK Wolondopo 1, Dusun 3 Detupau, Desa Likanaka, Kecamatan Wolowaru, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan edukatif yang dimulai pukul 11.00 Wita ini dipimpin langsung oleh PS Kanit Binmas Polsek Wolowaru, Aiptu Yan N. Bonbalan, mewakili Kapolsek Wolowaru Ipda Ubaldus Maku, S.Sos. Kehadiran jajaran Polsek Wolowaru disambut hangat oleh Kepala Sekolah SDK Wolondopo 1, bapak Vinsensius Adrianus Laka, S.Pd., beserta para guru. Sebanyak 44 siswa-siswi kelas I hingga V SDK Wolondopo 1 dan 27 murid TK Arnoldus Jansen Detupau antusias mengikuti jalannya materi.
Dalam pemaparannya, Aiptu Yan N. Bonbalan memberikan edukasi secara interaktif mengenai berbagai bentuk perundungan, mulai dari fisik, verbal, sosial, hingga cyberbullying. Beliau menekankan dampak buruk perundungan yang tidak hanya merugikan korban, tetapi juga dapat memengaruhi masa depan pelaku.
"Anak-anak harus saling menghargai, menyayangi, dan tidak saling mengejek. Jika melihat atau mengalami tindakan perundungan, jangan takut untuk segera melapor kepada Bapak/Ibu guru atau orang tua," imbau Aiptu Yan Bonbalan di hadapan para siswa.
Adapun materi yang disampaikan meliputi :
1. Pengenalan Bentuk Perundungan: Memahami jenis-jenis bullying di lingkungan sekolah.
2. Dampak Perundungan: Bahaya psikologis dan sosial bagi korban maupun pelaku.
3. Pencegahan Kunci: Penanaman karakter, kedisiplinan, dan toleransi antarsesama.
4. Mekanisme Pelaporan: Keberanian siswa untuk terbuka kepada pihak sekolah dan keluarga.
Kepala Sekolah SDK Wolondopo 1, Vinsensius A. Laka menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polsek Wolowaru atas kepedulian dalam memberikan edukasi hukum dan karakter kepada Siswa di SDK Wolondopo I. Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini menurutnya sangat bermanfaat bagi peserta didik termasuk guru demi menjaga lingkungan sekolah yang lebih kondusif, ramah anak, serta mengikat tali persaudaraan di antara peserta didik sehingga dapat menekan terjadinya perundungan di antara sesama peserta didik.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kapolsek Wolowaru yang telah bersedia memberikan edukasi kepada seluruh pserta didik yang di SDK ini termasuk kepada para Guru, Sebegai Kepala Sekolah dan seluruh jajaran dewan Guru berkomitmen untuk selalu menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak, aman, dan bebas dari segala bentuk perundungan (zero bullying). Kami akan selalu menghimbau kepada siswa untuk saling menghargai, menjauhi perilaku kekerasan/ejekan, serta berani melaporkan tindakan perundungan kepada pihak sekolah”. Ucapnya dalam sambutanya.
Sementara itu Kapolsek Wolowaru Ipda Ubaldus Maku, S.Sos., menegaskan bahwa edukasi sejak usia dini merupakan langkah preventif yang krusial untuk menekan potensi kekerasan maupun konflik di lingkungan satuan pendidikan.
"Sinergitas antara Kepolisian dan lembaga pendidikan sangat penting. Kami ingin memastikan anak-anak kita dapat belajar dengan tenang tanpa rasa takut. Kegiatan ini akan rutin kami laksanakan di sekolah-sekolah wilayah hukum Polsek Wolowaru," tegas Ipda Ubaldus Maku.
Melalui sinergi ini, diharapkan para Bhabinkamtibmas dan pihak sekolah dapat terus memantau serta menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di lingkungan pendidikan wilayah Kecamatan Wolowaru.
User

