Transformasi Mental Personel, Kapolda NTT Bawa Teknik Pelepasan Emosi ke Personel Polres Ende Melalui Pelatihan Terapi Useft

Transformasi Mental Personel, Kapolda NTT Bawa Teknik Pelepasan Emosi ke Personel Polres Ende Melalui Pelatihan Terapi Useft

​TribrataNewsEnde.Com - Profesionalisme anggota Polri tidak hanya diukur dari kesigapan fisik tetapi juga kesehatan mental yang stabil. Menyadari hal tersebut, Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko., S.I.K., M.Si., Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Ende membuka pelatihan terapi USEFT (Ultimate Spiritual Emotional Freedom Technique) bagi personel di Polres Ende guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan psikologis yang lebih sehat. Rabu (8/4/2026) Pukul 11.20 Wita.

Kegiatan di awali dengan Sambutan Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr. Opsla, ​Dalam sambutan selamat datangnya, Melaporkan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Ende saat ini berjalan sangat aman dan kondusif. Keberhasilan ini disebut sebagai buah dari sinergi yang solid antara Kepolisian, Pemerintah Daerah, TNI serta peran aktif seluruh lapisan masyarakat.

​Selain agenda kunjungan kerja, kegiatan ini juga diisi dengan pelatihan terapi Useft yang diikuti oleh sekitar 137 peserta, terdiri dari personel Polri dan anggota Bhayangkari. Pelatihan yang dipandu oleh instruktur profesional ini diharapkan dapat menjaga kesehatan mental dan fisik para anggota dalam menjalankan tugas negara.

​​Menutup sambutannya, Kapolres Ende menegaskan kesiapannya untuk menerima arahan dari Kapolda NTT guna mendukung program-program kepolisian yang Presisi. Dengan memegang teguh prinsip untuk selalu berbuat baik bagi diri sendiri, institusi Polri, dan NKRI, Polres Ende berkomitmen untuk terus hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat di Bumi Pancasila.

Setelah Sambutan Kapolres Ende dilanjutkan dengan arahan Kapolda NTT tentang terapi Useft yang di dampingi oleh Ketua Bhayangkari Daerah NTT dan PJU Polda, Dalam Arahanya kepada personel Polres Ende dan anggota satuan brimob polda NTT Kompi 3 Batalyon B Pelopor serta Bhayangkari beliau menekankan bahwa beban kerja yang tinggi serta permasalahan pribadi atau trauma masa lalu seringkali menjadi beban tersembunyi bagi anggota. Jika tidak diselesaikan, hal ini berisiko memicu tindakan negatif seperti emosi yang tidak terkontrol, depresi, hingga keretakan rumah tangga.

​"Anggota Polri harus sehat secara mental agar bisa melayani masyarakat dengan tulus dan tanpa amarah, Teknik USEFT diperkenalkan sebagai solusi praktis bagi anggota untuk merilis emosi negatif secara mandiri maupun dibantu oleh terapis".Ucap Kapolda NTT dalam Arahanya.

​Sebagai langkah konkret, Polda NTT telah meresmikan Rumah Bahagia, sebuah inovasi layanan konsultasi dan terapi gratis bagi seluruh anggota. Layanan ini dapat diakses secara fleksibel melalui telepon maupun media sosial, memberikan ruang aman bagi personel untuk bercerita tanpa rasa cemas. Tambah Kapolda NTT.

​Tidak berhenti di tingkat daerah, pimpinan berharap setiap Polres, termasuk Polres Ende, setidaknya memiliki satu orang terapis bersertifikat. Hal ini bertujuan agar bantuan kesehatan mental dapat diberikan lebih cepat dan merata di seluruh wilayah NTT. Selain agenda pelatihan terapi Useft, kunjungan ini juga dirangkaikan dengan kegiatan kemanusiaan berupa peresmian sumur bor di Kelurahan Rukun Lima dan peresmian Mako Satpolairud Polres sebagai bentuk nyata bakti Polri kepada masyarakat setempat.

​Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si berharap Melalui pelatihan ini, Polres Ende diharapkan menjadi institusi yang lebih harmonis, di mana setiap anggotanya mampu mengelola stres dengan baik demi mewujudkan Polri yang presisi dan humanis.