Aksi Tanggap Bencana Polres Ende, Polsek Wewaria Disulap Jadi Puskesmas Darurat Pasca Gempa M 7,7 Flores
TribrataNewsEnde.Com - Kepolisian Resor Ende Polda NTT bertindak cepat merespons dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores. Sebagai bentuk kepedulian dan wujud nyata Polri Hadir untuk Masyarakat, Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H.,M.Tr.Opsla turun langsung mendampingi jajaran Polsek Wewaria guna mengubah area Mapolsek Wewaria menjadi posko pelayanan kesehatan dan puskesmas darurat.
Langkah antisipatif ini diambil guna memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat desa terdampak, seperti Desa Wolomasa tetap berjalan optimal tanpa hambatan di tengah keterbatasan fasilitas kesehatan pascagempa.
Di area Mapolsek Wewaria, jajaran kepolisian bersama petugas medis dan pihak terkait mendirikan tenda mandiri yang difungsikan penuh sebagai fasilitas darurat. Tenda tersebut digunakan untuk menampung warga yang membutuhkan bantuan medis ringan hingga perawatan intensif sementara.
Kapolres Ende dalam keteranganya saat di wawancara mengatakan bahwa Hari ini kita berada di Mapolsek Wewaria. Di belakang saya terdapat tenda mandiri yang disiapkan sebagai tempat pelayanan kesehatan bagi warga,Meski kompleks Mapolsek sendiri mengalami beberapa kerusakan ringan seperti pagar yang rubuh akibat goncangan gempa, para personel kepolisian tetap bersiaga penuh menjaga keamanan, ketertiban, dan mengawal pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Ujarnya.
Kapolres Ende juga mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Ende, khususnya di Kecamatan Wewaria, untuk tidak panik dan menyaring setiap informasi yang beredar pascagempa.
"Kami berharap masyarakat tidak panik, selalu berpikir positif bahwa badai pasti berlalu. Kita hadapi bencana gempa ini secara bersama-sama, dan pasti akan lewat," tutup AKBP Yudhi Franata.
Dengan disiapkannya posko darurat dan kesiapan personel TNI-Polri bersama pemda dan instansi kesehatan, masyarakat diimbau untuk segera mendatangi posko atau tenda darurat terdekat apabila memerlukan penanganan medis atau perlindungan sementara.
User

