Cegah Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Ende Polda NTT Gelar Operasi di Kampung Artis

Cegah Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Ende Polda NTT Gelar Operasi di Kampung Artis

​TribrataNewsEnde.Com - Komitmen memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Ende terus digelorakan. Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ende Polda NTT menggelar Kegiatan Operasi Sarang Narkoba Tahun 2026 yang menyasar kawasan hiburan malam dan tempat keramaian di wilayah Kabupaten Ende, Selasa malam (20/10/2026).

​Operasi yang dipimpin langsung oleh Kasatresnarkoba Polres Ende, Akp Valerianus Vrede Pale, ini melibatkan personel gabungan sebanyak 20 orang. Unsur pengamanan ini terdiri dari fungsi internal Polri (Satnarkoba, Sabhara, Propam, Dokkes, Bhabinkamtibmas, Reserse hingga Intelkam) guna memastikan kelancaran serta ketertiban jalannya Operasi. ​Sasaran utama dalam operasi kali ini adalah lokasi Pup Kampung Artis (KA) JNT (Jastip) yang terletak di Jalan Jurusan Ende-Bajawa, Desa Rukuramba, Kecamatan Ende.

​Setibanya di lokasi pada pukul 21.00 Wita, aparat gabungan langsung bergerak cepat melakukan serangkaian tindakan kepolisian yang bersifat preventif dan humanis.
​Petugas tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah preemtif. Beberapa tindakan nyata yang dilakukan dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang-barang bawaan para pengunjung dan pengelola tempat serat edukasi langsung dengan memberikan imbauan serta penyuluhan secara persuasif kepada pemilik tempat, para ladies (pemandu lagu/pekerja), dan pengunjung mengenai bahaya laten peredaran narkotika, minuman keras (miras), serta ancaman hukum bagi para penyalahgunanya.

Kasat Narkoba Polres Ende AKP Valerianus Vrede Pala mengatakan bahwa ​kegiatan operasi ini merupakan wujud komitmen nyata Polres Ende Polda NTT khususnya Satuan Reserse Narkoba, dalam membersihkan wilayah Kabupaten Ende dari peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika. Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi para bandar, pengedar, maupun pihak-pihak yang mencoba merusak masa depan generasi muda di daerah kita tercinta ini. Ujarnya.

​"Dalam operasi yang kami laksanakan, tim di lapangan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum dan penindakan tegas terhadap para pelaku, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah preventif. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, tokoh pemuda dan orang tua agar senantiasa meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan sekitar serta keluarga dari bahaya laten narkoba." Ucapnya.

​Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Ende untuk tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila melihat atau mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait peredaran narkotika. Bersama-sama, kita jaga Kabupaten Ende agar tetap aman, bersih, dan kondusif. Tambahnya.

​Berdasarkan hasil penggeledahan dan pemeriksaan intensif hingga pukul 00.00 Wita, operasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa hambatan berarti.

​Dari hasil pemeriksaan di tempat:

​Peredaran Narkoba Berhasil Dicegah: Kehadiran aparat kepolisian di titik rawan memberikan efek gentar (deterrent effect) bagi pelaku kejahatan.

​Tidak Ditemukan Pelanggaran: Tidak ada pengunjung maupun pekerja yang terindikasi menggunakan atau terlibat dalam penyalahgunaan narkotika maupun miras.

​Barang Bukti Nihil: Petugas tidak menemukan adanya kepemilikan atau peredaran barang terlarang seperti sabu, ganja, tembakau gorila, maupun psikotropika. Tes urine yang dipersiapkan juga tidak menunjukkan adanya temuan positif.

​Melalui kegiatan cipta kondisi ini, Polres Ende Polda NTT berharap kehadiran Polri dapat terus memberikan rasa aman, sekaligus menutup ruang gerak bagi para pelaku sindikat narkoba demi mewujudkan Kabupaten Ende yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.